Senin, 20 Mei 2013.
Akhirnya sore itu jam 17.35 lahir. Masih pengaruh biusan operasi, Ibu lihat bayi setelah Papa dan kakak Sulthan. Pertama kali lihat langsung jatuh cinta lagi, mmuaaaacchh ... Dengan berat 3500 gr, dan panjang 49 cm, pipinya merah, dibungkus bedong biru, tampak mungil dan menggemaskan.
Meskipun Ibu sadar dari biusannya kelamaan, oleh perawat bayi ga dikasih susu formula, Alhamdulillah ! Siap-siap IMD. Peluk Dede Bayi di dada, mulutnya segera mencari puting, lalu mimik. Subhanallah, rasanya luar biasa, campur aduk senangnya.
Senin malam itu, bekas SC di perut belum terasa sakit. Perawat juga membolehkan Dede Bayi bobo bareng Ibu, supaya mudah untuk menyusui. Papa menemani, tapi juga terlihat kelelahan setelah ngurus ini itu seharian. Ibu bangun - tidur - bangun - tidur - bangun - tidur, Dede Bayi mimik ASInya rakus, hahaha ..... hingga rasanya malam itu panjaaaang sekali.
Senin malam itu, bekas SC di perut belum terasa sakit. Perawat juga membolehkan Dede Bayi bobo bareng Ibu, supaya mudah untuk menyusui. Papa menemani, tapi juga terlihat kelelahan setelah ngurus ini itu seharian. Ibu bangun - tidur - bangun - tidur - bangun - tidur, Dede Bayi mimik ASInya rakus, hahaha ..... hingga rasanya malam itu panjaaaang sekali.
Sambil memeluk dan menyusui Dede Bayi, akhirnya Ibu merasa klop dengan gabungan nama dari Papa, Ibu dan Kakak Sulthan. Papa kasih nama "Satria" artinya berjiwa ksatria. Kalaupun disingkat Tria juga cocok sebagai anak ketiga. Ibu kasih nama "Ocean" artinya samudera. Dari dulu Ibu ingin memberi nama anak dengan suasana laut. Sedangkan Kakak Sulthan kasih nama "Jomantara" artinya angkasa, bisa juga berarti kemampuan Gatotkaca mengangkasa. Nemu kata Jomantara itu gara-gara Kakak Sulthan nyanyi terjemahan lagu Doraemon dalam versi Sunda.
Kata Kakak Sulthan, lahir saat hari Kebangkitan Nasional, bisa juga diberi nama "Bangkit", ga ah Ibu malah jadi inget kue bangket, hehe ...
Selamat bergabung dengan kami, SATRIA OCEAN JOMANTARA.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar